Kamu... Hadiah TerindahKu

Pantaskah jika kamu kusebut sebagai sebuah hadiah, hadiah dari Tuhanmu yang menciptakanmu. 
Hadiah yang paling berharga yang pernah hadir dalam hidupku.  
Hadiah yang berharga, hadiah yang amat sangat berbeda.
Ahm.. Satu lagi, Hadiah seharusnya tidak pernah terbuang bukan? Hadiah seharusnya menjadi yang paling berharga sampai kapanpun. Tapi.. Ada yang lain, aku berubah atau kamu yang berubah, Aku yang menang ataukah kamu yang kalah, semuanya pasti kelak akan berubah.


Aku berusaha menjaga hatiku...
Aku berusaha menjaga bahasaku..
Aku telah berusaha menjadi seorang Pencinta...
Yang malu memiliki rasa walau hanya dalam hati..
Yang malu ketika Tuhan yang selalu mengetahui semuanya..
Yang seharusnya malu dengan apa yang kuanggap sebagai hadiah..

Kamu hanyalah tetap kamu..
Bukan seorang yang Tuhan ciptakan sebagai hadiahku..
Kamu.. Hanyalah milik orang tuamu..
Dan milik seseorang yang akan menjadi milikmu kelak..

Karena sebuah hadiah, belum tentu ialah yang akan menjadi sebuah kebutuhan. Hadiah hanya akan menjadi sebuah hadiah, yang kapan saja bisa dipindahtangankan kepada orang lain, yang lebih berhak :).

Tuhan menciptakan seorang untuk orang yang lain, Dan Tuhan pulalah yang akan mengatur semuanya. Tuhan memberi jalan diantara dua pilihan. Dan semoga, kamu hadiahku.. Hadiah untuk orang lain, dan menjadi yang hak untuk orang lain. Walau dalam naluriku, jiwa wanitaku, dan rasaku harus membungkam semuanya. Aku hanya akan berdiam untuk siapapun kamu
Semua telah berubah. And you.. you  was changed my mind!