Tuhan Pelukis Hidup
Hidup ini indah bila kita tahu bagaimana
cara untuk mengartikannya. Tetapi bagi beberapa orang, hidup ini terasa
sangat berat. Timbul pertanyaan di dalam benak mereka, “Mengapa aku
berbeda?”
Kadar berkat yang diterima terkadang
menjadi perbedaan. Orang lain sering mengartikan “berkat” sebagai
kekayaan. Berkat itu terdiri dari banyak hal. Keluarga, sahabat,
ketenangan, damai sejahtera, kesehatan, dan masih banyak lagi.
Terkadang kita menginginkan hidup dengan
banyak harta. Kita lupa bahwa keluarga dan kesehatan merupakan berkat
yang paling berharga di dlam hidup ini. Tuhan mempunyai rencana sendiri
untuk setiap pribadi kita.
Tuhan sedang melukis hidup kita. Tuhan
menggunakan kuasnya dengan sangat hati-hati. membuat garis-garis yang
sangat rumit, berliku, bahkan naik turun. Tuhan mencampurkan banyak
warna di dalam kanvas itu, dari hitam, abu-abu, merah, hijau, biru dan
warna-warna yang lain. Semuanya itu akan menghasilkan suatu lukisan yang
sangat indah dan berharga.
Seperti itulah rencana Tuhan dalam hidup
kita. Tuhan sedang membentuk kita melalui ujian-ujian. Ada tawa,
kecewa, penyesalan, sakit hati dan hal-hal negatif yang menyerang
kehidupan kita. Tapibila kita tepa mengandalkan Tuhan, bekerja dan
berusaha tanpa putus asa, maka berkat-berkat itu akan mengalir dengan
limpah. Segala sesuatu yang dikerjakan dengan tekun dan sabar, akan
menghasilkan hidup yang indah.
Dalam Anneahira Blog, dikisahkan tentang
pelukis hidup. Pelukis hidup itu adalah Tuhan Yesus sendiri yang
memegang kendali atas hidup kita:
Tuhan adalah pelukis hidupmu Ia belum selesai melukis hidupmu Ia masih bekerja sampai larut malam Mencampur warna yang sangat istimewa, untuk lukisan-Nya yang istimewa untuk membuatmu menjadi mahal dan indah Ia masih mempunyai rencana besar untuk ciptaan-Nya Ia masih mempunyai rencana yang indah untuk hidupmu.
Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku. Yesaya 49:16
